Anugrah Utama Raharja

MODEL KEBERLANJUTAN UMKM: Strategi Bisnis sebagai Penghubung antara Pemasaran Kewirausahaan, Lingkungan Organisasi, Modal Intelektual, dan Teknologi Digital

Kategori:

UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia dengan jumlah mencapai lebih dari 63 juta unit. Dari total tersebut, usaha mikro mendominasi hingga 99,63%, sedangkan usaha kecil dan menengah hanya 0,37%. Ketimpangan ini menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih berada pada skala mikro dengan keterbatasan modal, sumber daya manusia, dan akses teknologi. Kondisi ini menuntut adanya strategi bisnis yang mampu memperkuat kapasitas UMKM agar dapat naik kelas dan berdaya saing lebih tinggi. Kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja sangat besar, sehingga peningkatan daya saing sektor ini akan berimplikasi langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, pertumbuhan kuantitas UMKM yang tinggi tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas manajemen bisnis yang berkelanjutan. Masih banyak UMKM yang berfokus pada tujuan jangka pendek tanpa mempertimbangkan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Dengan memperhatikan peran vital UMKM, penting untuk mengkaji faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi antara pemasaran kewirausahaan, lingkungan organisasi, modal intelektual, dan teknologi digital. Keempat elemen ini diyakini mampu memperkuat strategi bisnis sehingga UMKM tidak hanya mampu bertahan di tengah tantangan, tetapi juga dapat berkembang secara berkelanjutan. 

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “MODEL KEBERLANJUTAN UMKM: Strategi Bisnis sebagai Penghubung antara Pemasaran Kewirausahaan, Lingkungan Organisasi, Modal Intelektual, dan Teknologi Digital”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *