Penulisan buku ini didorong oleh kebutuhan akan literatur yang komprehensif mengenai dinamika biofisik, sosial-ekonomi, serta tantangan tata kelola DAS di kawasan hulu Bendungan Way Sekampung. Selama beberapa dekade terakhir, wilayah ini menghadapi tekanan yang semakin meningkat akibat alih fungsi lahan, degradasi ekosistem, peningkatan sedimentasi, hingga penurunan daya dukung lingkungan. Kondisi tersebut bukan hanya menjadi masalah ekologis, tetapi juga berdampak pada keberlanjutan pelayanan infrastruktur bendungan sebagai sumber air baku, irigasi, pengendali banjir, dan energi listrik bagi masyarakat.





Ulasan
Belum ada ulasan.