Akuntansi sering dipahami sebagai bahasa bisnis yang berfokus pada angka, laba, dan neraca. Namun, dunia sedang berubah. Krisis iklim, tekanan terhadap sumber daya alam, dan meningkatnya tuntutan akan tanggung jawab sosial menuntut pendekatan akuntansi yang lebih luas—lebih manusiawi, lebih berpikir jangka panjang, dan lebih menyadari dampak setiap keputusan. Akuntansi tidak lagi hanya mencatat apa yang terjadi pada perusahaan, tetapi juga apa yang ditinggalkannya bagi masyarakat dan lingkungan.
Dengan semangat perubahan inilah buku ini disusun. Buku ajar ini mengajak kita untuk memahami isu, konsep, dan praktik akuntansi keberlanjutan secara lebih utuh. Melalui pembahasan teori dan contoh nyata, kita diajak melihat bagaimana kualitas lingkungan dapat diukur secara sederhana, bagaimana perusahaan memaknai tanggung jawab sosial dan lingkungannya, dan bagaimana nilai-nilai keberlanjutan dapat tumbuh dalam diri setiap individu yang kelak akan berperan sebagai akuntan, pengambil keputusan, ataupun bagian dari dunia usaha.





Ulasan
Belum ada ulasan.