Kebijakan publik tidak lagi cukup dirumuskan dengan pendekatan konvensional yang cenderung birokratis, sektoral, dan reaktif. Pemerintahan masa depan membutuhkan kebijakan yang inovatif, adaptif, antisipatif, berbasis data dan evidence, inklusif, kolaboratif, serta berorientasi pada masyarakat dan public value. Buku ini membahas berbagai perkembangan penting dalam kebijakan publik generasi baru, mulai dari policy innovation, policy design, design thinking, human- entered policy, policy experimentation, policy intelligence, evidence-based policy, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence, Big Data, predictive analytics, dan teknologi digital dalam pemerintahan. Selain aspek teknologi, buku ini menekankan pentingnya perubahan hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Masyarakat tidak lagi dipandang hanya sebagai penerima kebijakan, tetapi sebagai subjek, mitra, dan co-creator dalam proses perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan. Karena itu, pendekatan collaborative governance, policy co-creation, dan inclusive policy menjadi bagian penting dari pemerintahan masa depan.





Ulasan
Belum ada ulasan.