Buku ini lahir dari kegelisahan dan harapan. Kegelisahan melihat bagaimana arus modernitas, globalisasi, dan perubahan nilai sering kali menggoyahkan akar-akar spiritual dan budaya kita sendiri. Namun di balik kegelisahan itu tumbuh pula harapan — bahwa Hindu Dharma, sebagai warisan luhur Nusantara yang berakar pada kearifan semesta, masih dapat terus hidup, bertumbuh, dan memberi arah bagi peradaban masa kini. Hindu Nusantara bukan hanya sistem kepercayaan, tetapi
juga cara hidup yang menekankan keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan. Dalam tradisi ini, dharma bukan sekadar ajaran moral, melainkan prinsip kosmis yang menjaga harmoni seluruh kehidupan. Oleh sebab itu, melestarikan Hindu Dharma berarti juga menegakkan kembali kesadaran ekologis, sosial, dan spiritual manusia di tengah tantangan zaman digital dan krisis lingkungan yang semakin kompleks.





Ulasan
Belum ada ulasan.