Baut ulir merupakan salah satu komponen yang berfungsi menyambungkan dua buah elemen, dimana proses pembuatannya dilakukan menggunakan proses pemesinan. Pemotongan atau pemesinan dilakukan menggunakan mesin bubut dengan jenis pahat berulir. Proses penguliran melibatkan pemilihan parameter, bergantung pada material yang dipotong dan pahat yang digunakan. Pada proses penguliran, selain parameter pemotongan, yang tidak kalah penting adalah ketelitian hasil penguliran yang diperoleh. Beberapa ketelitian yang menjadi indikator produk berkualitas adalah ketelitian diameter mayor, ketelitian diameter minor, ketelitian jarak puncuk ulir, ketelitian sudut alfa ulir, ketelitian sudut beta ulir, jenis kerusakah yang terjadi di permukaan baut ulir. Ketahanan baut ulir menerima beban ditentukan menggunakan uji torsi untuk ketahanan terhadap beban 1mplan sedangkan ketahanan terhadap beban bending dilakukan uji geser.





Ulasan
Belum ada ulasan.