ostosarkoma1 212x300 OSTEOSARKOMAOsteosarkoma adalah suatu keganasan yang berasal dari tulang khususnya berasal dari bagian metafise. Osteosarkoma merupakan kanker tulang primer (The bone and cancer foundation, 2009) yang secara histologis memberi gambaran berupa sel-sel spindel dengan derajat keganasan tinggi dan mempunyai ciri khas memproduksi matriks osteoid. Osteosarkoma disebut juga osteogenik sarkoma berasal dari poorly differentiated cells di daerah metafise tulang panjang (Wicaksono, 2013).

Penyakit ini dapat tumbuh di daerah metafise tulang panjang, dimana lempeng pertumbuhannya sangat aktif. Osteosarkoma biasanya tumbuh pada distal femur, proksimal tibia, dan fibula, proksimal humerus, dan pelvis, walaupun dapat pula terjadi pada seluruh bagian tulang (The bone and cancer foundation, 2009).

Osteosarkoma pada umumnya menyerang usia anak dan remaja. Kurang lebih 60% kasus menyerang usia 10‒20 tahun (The bone and cancer foundation, 2009). Di Amerika Serikat insiden pada usia kurang dari 20 tahun adalah 4,8 kasus per satu juta populasi. Insiden dari osteosarkoma konvensional paling tinggi pada usia 10‒20 tahun, Setidaknya 75% dari kasus osteosarkoma adalah osteosarkoma konvensional. Observasi ini berhubungan dengan periode maksimal dari pertumbuhan skeletal. Namun terdapat juga insiden osteosarkoma sekunder yang rendah pada usia 60 tahun, yang biasanya berhubungan dengan penyakit Paget. Kebanyakan varian osteosarkoma menunjukkan distribusi usia yang sama dengan osteosarkoma konvensional, terkecuali osteosarkoma intraoseus low‒grade, gnathic, dan parosteal yang menunjukkan insiden tinggi pada usia dekade ketiga. Osteosarkoma konvensional muncul pada semua ras dan etnis, tetapi lebih sering pada Afrika Amerika dari pada Kaukasian. Osteosarkoma konvensional lebih sering terjadi pada pria, dengan rasio 3:2 terhadap wanita. Perbedaaan ini dikarenakan periode pertumbuhan skeletal yang lebih lama pada pria. (American Cancer Society, 2014; Modern Cancer Hospital Guangzhao, 2014).