narasi syarhil Quran

Narasi Syarhil Qur’an

Mcover quran 210x300 Narasi Syarhil Quranusabaqah Syarhil Qur’an adalah salah satu cabang perlombaan di dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an yang khusus mengedepankan unsur dakwah secara retorik namun berbasis tafsir al-Qur’an, dan harus disampaikan selama 15-20 menit. LPTQ sendiri telah memberikan definisi khusus tentang musabaqah ini, yakni jenis lomba penyampaian pesan isi dan kandungan al-Qur’an dengan cara menampilkan bacaan, puitisasi terjemah dan uraian yang merupakan kesatuan yang serasi. Penampilannya, harus menghadirkan tiga orang dengan spesialisasi keahlian masing-masing, digabung menjadi satu di dalam grup tampil. Keahlian yang harus ada di dalam musabaqah ini menyangkut penyampaian khithabah oleh seseorang yang kemudian disebut sebagai Pensyarah, puitisasi dalam menerjemahkan firman Allah yang kemudian disebut dengan Penterjemah, dan yang terakhir adalah kemampuan untuk membaca beberapa ayat-ayat al-Qur’an dengan model tilawah al-Qur’an dengan qira`at Imam Ashim riwayat Hafash secara hafalan denga martabat mujawwad, yang kemudian disebut sebagai Pembaca al-Qur’an.
Biasanya tema-tema yang harus dikuasai oleh grup syarhil tersebut, menyangkut masalah sosial keagamaan, politik, ibadah, akhlak, dan lain sebagainya. Semuanya harus dihubungkan dengan ayat-ayat al-Qur’an sebagai rujukan inti bahkan solusi dari permasalahan yang ada. Dari segi teknis, LPTQ telah memberikan acuan untuk memberikan kumpulan tema yang harus dibuatkan teksnya agar dapat ditampilkan di dalam musabqah, maksimal 9 judul.