KANKER PAYU DARA & ASETOGENIN

cover kangker payu dara1 211x300 KANKER PAYU DARA & ASETOGENINPenyebab kanker payudara belum diketahui dengan jelas. Sejumlah faktor risiko dapat meningkatkan insiden kanker payudara. Faktor genetik hanya berdampak 5-10%, sedangkan faktor lingkungan berdampak lebih dari 80% terjadinya kanker payudara.1,5 Faktor lingkungan yang meningkatkan risiko kanker payudara adalah faktor hormonal, infeksi, polusi, pestisida, alkohol, dan lemak. Faktor-faktor tersebut erat kaitannya dengan karsinogen.

Kanker payudara membutuhkan pengobatan khusus karena sebagian besar penderita kanker berakhir dengan kematian. Secara umum penatalaksanaan kanker payudara dilakukan dengan serangkaian pengobatan meliputi pembedahan, kemoterapi, terapi hormon, terapi radiasi, dan terapi imunologi. Pengobatan kemoterapi ditujukan untuk mematikan sel kanker atau membatasi perkembangan dan pertumbuhan sel kanker. Pengobatan kemoterapi mempunyai efek samping seperti kerontokan, mual, lelah, muntah, gangguan tidur, peningkatan berat badan, sariawan, kesemutan, gangguan pada mata, diare, konstipasi, kemerahan pada kulit dan penurunan berat badan. Banyaknya efek samping yang mengganggu tersebut, perlu dicari pengobatan lain. Salah satu alternatif pengobatan kenker payudara adalah memanfaatkan senyawa aktif dari daun sirsak (Annona muricata Linn).

Tanaman sirsak merupakan tanaman obat yang banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk kanker. Berdasarkan kajian secara kemotaksonomi, beberapa tanaman famili Annonaceae menunjukkan aktivitas sebagai antikanker. Daun Annona montana mengandung senyawa asetogenin yang dapat mematikan sel kanker hati Hep G2 cells. Ekstrak daun Annona squamosa mengandung ribosome-inactivating protein (RIP) sebagai imunotoksin untuk mengeliminir kanker. Senyawa yang terkandung dalam daun Annonadioica mempunyai efek antiproliferatif.