LLSQ Language LearningStrategyi Questionnaire

llsq 211x300 LLSQ Language LearningStrategyi QuestionnaireBuku Karya
Prof. Ag. Bambang Setiyadi, Ph.D.

LSSQ
LanguageiLearning StrategyiQuestionnaire

Piranti untuk memotret penggunaan strategi belajar dan memprediksi keberhasilan siswa dalam belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia

Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing di Indonesia boleh dikatakan gagal. Sebagian besar tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak mampu berkomunikasi dalam Bahasa Inggris walaupun menggunakan ungkapan-ungkapan yang paling dasar, seperti “How are you today”. Bahkan sebagian besar tamatan Program S1, S2 atau S3 pun mempunyai kemampuan yang tidak ada bedanya dengan kemampuan tamatan SMA. Mereka sudah belajar Bahasa Inggris minimal selama 6 tahun sejak SMP dengan minimal 4 jam tatap muka dalam seminggu namun kemampuannya masih jauh dari harapan kurikulum. Pertanyaan yang menggelitik untuk disampaikan adalah “apakah guru-guru Bahasa Inggris tidak mengajar selama kurun waktu tersebut?” Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah “Mereka sudah mengajar sesuai dengan kurikulum yang ada”

Memang betul mereka sudah mengajar bahasa tersebut selama minimal 6 tahun tetapi tampaknya mereka belum membuat para siswa belajar Bahasa Inggris.Tugas guru, termasuk guru-guru Bahasa Inggris, bukan mengajar tetapi membuat siswa belajar. Sebelum guru mampu membuat siswa belajar, proses pembelajaran boleh dikatakan belum berhasil. Agar guru mampu membuat siswanya belajar, guru harus mengetahui bagaimana cara siswa belajar dan cara belajar siswa yang membuat dirinya dapat berhasil.

Temukan Jawabannya di Buku ini……….

Cara Baru petani Menggugat kebijakan Agraria

cover petani 202x300 Cara Baru petani Menggugat kebijakan AgrariaKonflik-konflik pertanahan di Lampung pasca Orde Baru yang berkembang menjadi aksi-aksi kolektif petani terorganisir, sebagai wujud dari gerakan agraria, lebih khusus gerakan petani. Cara-cara baru digunakan untuk melancarkan gugatan kepada para pemegang otoritas (negara dan swasta) terhadap kebijakan agraria (pertanahan) yang merugikan kelangsungan hidup petani.
Buku ini selain menyajikan teori-teori gerakan sosial yang relavan, juga secara khusus menjelaskan 5 (lima) persoalan utama muncul dan berkembangnya gerakan petani di Lampung. Pertama, tentang realitas konstruksi struktur sosial agraria yang menjadi sebab berkembangnya derajat ketegangan struktural dan kondisi-kondisi yang mendukung aksi-aksi kolektif petani. Kedua, tentang tiga faktor utama munculnya gerakan petani, yaitu terbukanya struktur peluang politik, struktur mobilisasi sumberdaya, dan pembingkaian kolektif. Ketiga, tentang urgensi gerakan petani Continue reading “Cara Baru petani Menggugat kebijakan Agraria”

Sumber Daya Alam

cover prof manik 202x300 Sumber Daya Alam

Lahir di Desa Sakkal, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, 15 Juni 1948. Orang tua laki-laki bernama I. Manik (Ompu Manindo Bona, meninggal tahun 1981), Ibu E. Br. Sidabutar (meninggal tahun 1969).

Pada tahun 1951, keluarga pindah dari Pulau Samosir ke Desa Sarimatondang, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumut. Pendidikan Sekolah Rakyat (SR) diselesaikan di SR Negeri 2 Sarimatondang, lulus tahun 1959; SMP Negeri 1 Pematang Siantar, lulus tahun 1962; serta Kelas I dan II di SMA Negeri 2 Pematang Siantar, sedangkan Kelas III ditempuh di SMA Negeri 1 Tanjungkarang, lulus tahun 1966.

Continue reading “Sumber Daya Alam”

Page 1 of 212