Cara Baru petani Menggugat kebijakan Agraria

cover petani 202x300 Cara Baru petani Menggugat kebijakan AgrariaKonflik-konflik pertanahan di Lampung pasca Orde Baru yang berkembang menjadi aksi-aksi kolektif petani terorganisir, sebagai wujud dari gerakan agraria, lebih khusus gerakan petani. Cara-cara baru digunakan untuk melancarkan gugatan kepada para pemegang otoritas (negara dan swasta) terhadap kebijakan agraria (pertanahan) yang merugikan kelangsungan hidup petani.
Buku ini selain menyajikan teori-teori gerakan sosial yang relavan, juga secara khusus menjelaskan 5 (lima) persoalan utama muncul dan berkembangnya gerakan petani di Lampung. Pertama, tentang realitas konstruksi struktur sosial agraria yang menjadi sebab berkembangnya derajat ketegangan struktural dan kondisi-kondisi yang mendukung aksi-aksi kolektif petani. Kedua, tentang tiga faktor utama munculnya gerakan petani, yaitu terbukanya struktur peluang politik, struktur mobilisasi sumberdaya, dan pembingkaian kolektif. Ketiga, tentang urgensi gerakan petani menggugat kebijakan pertanahan melalui organisasi tani. Keempat, tentang strategi utama gerakan petani dalam mengkonstruksi arah baru gerakan petani. Kelima, tentang usulan pentingnya dilakukan rekonstruksi arah baru gerakan petani.
Buku yang disusun secara sistematis ini tidak hanya mengkritisi praktek kebijakan agraria tetapi juga mengkritisi dinamika gerakan petani. Oleh karena itu, buku ini sangat bermanfaat bagi kalangan pembaca dalam menambah khasanah ilmu pengetahuan sosial, dan secara khusus dapat menjadi salah satu buku referensi dalam pembelajaran sosiologi gerakan sosial.